Damkar Evakuasi Monyet Liar yang Teror Warga Batangkuis, 2 Orang Luka-luka Jadi Korban Gigitan

Ketika laporan sampai ke Damkar, pihaknya langsung menurunkan personel yang bertugas di bidang penyelamatan (rescue).
"Kedatangan kita untuk melakukan penyelamatanlah terhadap warga yang diganggu oleh monyet tersebut," lanjutnya.
Azman mengatakan bahwa pihaknya melakukan sejumlah strategi untuk menangkap monyet yang dimaksud. Mereka memancing monyet menggunakan perangkap yang berisi buah-buahan.
"Akhirnya dipancing supaya bisa mereka masuk ke dalam perangkap kita. Dan akhirnya masuk," jelas Azman.
Monyet liar berwarna abu-abu itu disebut Azman telah memunculkan ketakutan warga. Sebab sejauh ini sudah ada 3 masyarakat yang terluka terkena gigitan.
Dari informasi yang diperoleh Kompas, luka-luka yang dialami warga di antaranya ada di perut hingga kaki mereka.
"Nah, terhadap korban itu sudah dilaporkan ke layanan kedaruratan seperti PSC. Jadi kita hubungi PSC supaya masyarakat yang terluka akibat gigitan monyet tersebut dipastikan sehat kembali," ucapnya.
Azman menambahkan bahwa jangan sampai ada masyarakat yang terinfeksi tanpa ada perawatan dari tim medis.
"Jadi memang itu sudah satu kesatuan, berkolaborasi dengan PSC 119 layanan kedaruratan dari kesehatan medisnya," sebut Azman.
Sebelumnya: Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
Selanjutnya: Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
Artikel Terkait
- 15 Contoh Jawaban PMM 2025: Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?
- 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
- MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
- Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
- DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI
- Bamsoet Dorong Tanggung Jawab dan Disiplin Pemilik Izin Senjata Api
- Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim
- Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
