Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Menurut Eri, perempuan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut sudah tidak lagi beraksi.
Koordinasi dengan Polisi
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaannya.
"Kami bekerja sama terus dengan Siber di Polda Jatim, juga di Polres untuk terus mencari. Karena saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," ujarnya.
Eri meminta perempuan tersebut menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya berharap umi-umi, njenengan di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pedagang dapat berjualan di CFD tanpa dipungut biaya.
"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis. Saya berharap juga pedagang kalau sudah selesai, mohon dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya: Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
Selanjutnya: Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
Artikel Terkait
- Prabowo: Kita Butuh Uang untuk Pelayanan Kesehatan, Gaji Guru, hingga Sekolah
- Berlangsung Meriah, Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Resmi Ditutup
- Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
- Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
- Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
- Pemkot Depok Akan Revitalisasi Angkot Tak Layak, Awasi yang Lintas Wilayah
- Kata-kata Fajar dan Fikri Usai Jadi Juara Japan Open 2026
- Declan Rice: Skuad Terbaik Inggris yang Tinggal Menunggu "Waktunya"
