2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba

“Siti mengalami luka di bagian paha belakang akibat terkena benda tajam, dan Purnama mengalami luka tembak di bagian dada,” ujar Stefanus saat dihubungi, Jumat.
Menurut Stefanus, Purnama dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba di Kabupaten Lembata. Sementara Siti dirujuk ke RSUD Larantuka.
Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah, Sabtu (18/7/2026).
Ada 2 orang tewas dalam insiden tersebut, dan 2 lainnya mengalami luka berat.
Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.
Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.
"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.
Sebelumnya: Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri
Selanjutnya: Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
Artikel Terkait
- Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
- Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
- Disekap Pacar, Wanita di Bekasi Alami Luka-luka di Wajah dan Tangan
- Kronologi Kecelakaan Maut Sibolangit, Diduga Akibat Rem Blong
- AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
- Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
- Setelah Pirlo dan Mancini, Palladino Kandidat Baru Latih Timnas Italia
- Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
