Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya

Presiden Prabowo Subianto mengatakan gerakan koperasi selalu beriringin dalam langkah yang ia pilih. Prabowo menyinggung beberapa kali kalah pemilihan presiden tetapi gerakan koperasi tetap membersamai.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu . Prabowo menyebut koperasi sebagai keluarga sendiri.
"Saudara-saudara, sesungguhnya saudara-saudara karena saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri. Koperasi itu memang saya merasa adalah keluarga saya. Walaupun saya kalah presiden berapa kali, saya merasa gerakan koperasi selalu berada bersama saya itu," ujar Prabowo dalam sambutannya.
"Kita belum berhasil tapi kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia!" pekik Prabowo.
Prabowo menjelaskan akhirnya diberikan mandat sebagai pemimpin Indonesia. Ia menekankan bakal berjuang sekuat tenaga untuk rakyat.
"Dan akhirnyalah saya menerima mandat dari rakyat Indonesia dan mandat itu akan saya jalankan sekuat tenaga saya, untuk... saya akan berjuang dengan sekuat tenaga saya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia," ucapnya.
Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negeri yang kaya raya. Kendati demikian, ia merasa miris lantaran kekayaan Indonesia justru dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Saudara-saudara, kita memahami bahwa negara kita sangat kaya. Sesudah saya dilantik, dalam minggu-minggu pertama saya jadi presiden, saya sadar betapa kayanya bangsa Indonesia. Tetapi saya juga sedih, saya juga merasa dihantam di ulu hati saya melihat betapa besar kekayaan Indonesia dicuri," imbuhnya.
Simak juga Video Prabowo Puji Kabinet Merah Putih: Putra-putri Terbaik Indonesia
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
Selanjutnya: Intelijen Endus Ancaman Rusia, Negara NATO Ini Mendadak Siaga
Artikel Terkait
- Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal
- Siapa dan Kenapa Slavko Vincic Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina?
- Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
- IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya
- Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
- BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
- Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
- WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
