OSCT Indonesia Gandeng BOPPJ Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran Laut

JAKARTA, KOMPAS.com - PT OSCT Indonesia memperkuat kerja sama dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan pencemaran laut.
Komitmen tersebut dibahas dalam kunjungan jajaran BOPPJ ke kantor pusat PT OSCT Indonesia di Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Direktur Utama PT OSCT Indonesia Kukuh Surya mengatakan, koordinasi antara perusahaan dan pemerintah diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi pencemaran laut.
"Kunjungan ini menjadi langkah yang baik untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara PT OSCT Indonesia dengan BOPPJ. Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesiapsiagaan nasional dalam penanggulangan pencemaran laut melalui pengalaman, kapabilitas, dan layanan yang kami miliki," ujar Kukuh dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan turut dihadiri sejumlah purnawirawan TNI, antara lain Laksda TNI (Purn) Bambang Naryono, Laksda TNI (Purn) Edy Sulistyadi, Laksda TNI (Purn) Agus Adriyanto, Mayjen TNI (Purn) Susilo Adi Purwantoro, serta Laksma TNI (Purn) Taufik Arief.
Usai pertemuan, rombongan BOPPJ meninjau fasilitas operasional PT OSCT Indonesia.
Dalam peninjauan tersebut, perusahaan memaparkan kemampuan operasionalnya dalam penyediaan Oil Spill Response Equipment (OSRE), termasuk peralatan penanggulangan tumpahan minyak dan sistem koordinasi operasional untuk mendukung respons terhadap potensi pencemaran di perairan Indonesia.
PT OSCT Indonesia menyatakan akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung upaya penanggulangan pencemaran laut serta menjaga kelestarian lingkungan maritim Indonesia.
Sebelumnya: Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
Selanjutnya: Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
Artikel Terkait
- Kini Sejajar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas jadi Negara Menengah Atas
- Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun
- 2 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Sempat Mengapung Pakai Gabus Bareng 3 Mayat
- Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
- MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
- Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
- Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Menhub Optimalkan Pelabuhan Tanjung Wangi dan Celukan Bawang
- Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
