MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan

Hari ketiga sekolah aktif, polisi melakukan uji food safety menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Lelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).
Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Pamekasan melakukan uji klinis dan organoleptik di lokasi. Mereka memeriksa semua makanan yang akan disajikan ke siswa.
Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, food safety dilakukan untuk memastikan mutu makanan yang akan disalurkan ke siswa.
"Seluruh hidangan kami uji. Sehingga makanan yang disajikan benar-benar sehat," ucapnya.
Menurutnya, semua hidangan harus higienis, dan terbebas dari zat kimia berbahaya. Pemeriksaan dilakukan sebelum makanan dikirim ke sekolah-sekolah pada Rabu (15/7/2026).
Pada pemeriksaan, polisi mengambil sampel dari seluruh menu. Mulai dari nasi putih, udang crispy, acar bumbu kuning, tumis tahu bakso, hingga buah melon segar.
"Untuk pemeriksaan hari ini tidak ada masalah, seluruh sampel negatif," katanya.
Dikatakan, polisi menggunakan alat khusus food safety saat melakukan uji klinis. Pada semua menu tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti Formalin, Arsenik, Sianida, dan Nitrit.
"Hasil uji organoleptik nya menunjukkan rasa dan bau makanan dalam kondisi normal dan segar," tutur Yoni Evan Pratama.
Diungkapkan, berdasar laporan hasil uji, 100 persen makanan di SPPG Kemala Bhayangkari hari ini aman dan layak disajikan.
Dia menyampaikan, pemeriksaan dan uji food safety akan dilakukan secara bergilir di sejumlah SPPG. Sehingga semua makanan dipastikan aman dikonsumsi siswa di sekolah.
"Uji ini kita lakukan bertahap. Sehingga semua SPPG lebih hati-hati dalam menyajikan menu MBG," ujarnya.
Pihaknya mengimbau, semua SPPG harus memastikan makanan yang disajikan bergizi. Mulai dari produksi hingga penyajian harus mematuhi Standar operasional prosedur (SOP).
Sebelumnya: Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung
Selanjutnya: "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
Artikel Terkait
- Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit
- BI Ingin Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia
- KPK Sebut Bupati Sukoharjo Ancam Mutasi Anak Buah yang Tak Mau Setor Duit
- Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
- Tanggul Sungai Aek Sigala-gala Jebol, Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam 1,5 Meter
- Satpol PP DKI Usut Oknum Diduga Pungli Rp 300 Ribu ke Rumah Belajar di Jakut
- Penembakan di Bar Canggu Bali Lukai WNA dan Sekuriti, Polisi Buru Pelaku
- 2 Lokasi Wisata Dunia yang Minta Dihapus dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO
