Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB Hasanuddin Wahid menanggapi kritik Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terhadap Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang disebut tidak pernah menjadi pengurus NU.
"Jadi, kalau dinyatakan Cak Imin tidak pernah jadi pengurus PBNU, NU di semua tingkatan, mungkin Gus Yahya kebanyakan lihat ke langit ya," kata Cak Udin, panggilan karib Hasanuddin, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
Cak Udin mengklaim bahwa Cak Imin menjabat di tingkat struktural sebagai Rais Syuriah NU di Jakarta Selatan.
Menurut Cak Udin, sindiran Gus Yahya membuktikan kalau Ketum PBNU periode saat ini tidak mengenal kepengurusan karena tidak pernah turun ke lapangan.
"Karena Cak Imin itu Rais Syuriah Ranting NU di Jakarta Selatan. Nah, kalau dia saja enggak ngerti dengan Ranting Syuriahnya saja enggak kenal gitu, enggak tahu, ya berarti kan dia enggak pernah turun ke bawah," kata dia.
Apa yang diucapkan Gus Yahya soal Cak Imin?
Kritik Gus Yahya itu berawal dari tanggapan atas pandangan Cak Imin yang menyampaikan pemimpin PBNU saat ini belum membuat perubahan sehingga butuh penyegaran pada pucuk pimpinannya.
"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin, saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Cak Imin lantas menyindir Ketum PBNU Gus Yahya tidak memberi perubahan apapun di PBNU selama menjabat pada periode pertamanya ini.
"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," singkat Cak Imin.
Pandangan Cak Imin itu ditanggapi Gus Yahya.
Kata Gus Yahya, Cak Imin tidak memahami bagaimana kerja kepengurusan karena belum pernah menduduki jabatan strategis di PBNU.
"Kalau Pak Imin mengatakan begitu saya kira ya karena beliau memang ya mungkin kurang mengerti tentang NU ya? Karena seumur hidup beliau belum pernah jadi pengurus NU di semua tingkatan," kata Gus Yahya.
"Jadi pengurus ranting saja belum pernah. Jadi, beliau tidak tahu perubahannya-perubahannya seperti apa kan beliau tidak tahu," sambung dia.
Sebelumnya: Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
Selanjutnya: Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
Artikel Terkait
- Promo FamilyMart 17-19 Juli 2026, Pepaya California Cuma Rp 1.990 Per 100 Gram
- Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
- Stadion Penuh, Dompet Tetap Seret: Realita Ekonomi Meksiko Usai Piala Dunia
- Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
- BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
- Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
- Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim
- Mulai 2027, Pemprov Jatim Bidik Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi per Tahun
