Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

Ia melanjutkan, area tersebut menjadi salah satu spot diving wisatawan. Selain itu, nelayan juga biasa melintas di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan, secara ekologis, buaya muara merupakan predator puncak semi-akuatik yang memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh. Satwa ini juga dapat berpindah antar-pulau mengikuti dinamika habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
"Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju Nusa Tenggara. Kemunculannya diduga merupakan bagian dari pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya," terang Hendrikus.
Ia melanjutkan, BTNK akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait terutama Balai Besar KSDA NTT terkait keberadaan satwa tersebut. Hal ini sebagai bagian dari upaya monitoring satwa liar di kawasan dan perairan sekitarnya.
Sebelumnya: Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
Selanjutnya: MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
Artikel Terkait
- PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
- Buntut Inggris Kalah, Trump Ikut-ikutan Semprot Tuchel
- Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
- 1.095 Personel Disiagakan Kawal Demo di Jakpus Hari Ini
- 5 Rute KAI Punya Pemandangan Indah, Ada yang dari Stasiun Tertinggi
- Polisi Bakal Panggil Penyanyi Icha Chellow-Mala Agatha, Buntut Laporan Lagu Bermuatan Pornografi
- Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
