Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution berencana membangun gudang logistik di kawasan Pelabuhan Roro, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.
Fasilitas itu disiapkan sebagai pusat pengendalian pasokan guna mengantisipasi gangguan distribusi dan menjaga ketersediaan komoditas strategis di Kepulauan Nias, terutama saat cuaca buruk.
"Untuk ini kita perlu kerja sama dengan pihak BPS (Badan Pusat Statistik), untuk mengukur sejauh mana arus komoditas di sini," ujar Bobby dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2026).
Dia menyampaikan itu saat meninjau lokasi pengembangan kawasan Pelabuhan Roro, Kamis (16/7/2026).
Bobby mengatakan, gudang logistik yang akan dibangun di kawasan pelabuhan diharapkan menjadi simpul pengendalian distribusi barang bagi seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Ia menilai, kawasan Pelabuhan Roro memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena berada di lokasi strategis dengan akses darat yang menghubungkan seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Keberadaan gudang logistik juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya distribusi, mempercepat penyaluran barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Pastikan ini bisa berfungsi dengan baik, dan bisa menjadi sarana pengendalian pasokan bahan pokok dan bahan strategis lain. Karena kendala di sini, masalah cuaca yang mengganggu proses distribusi barang dari Pulau Sumatera," ujar Bobby
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Setiawan menyampaikan kawasan Pelabuhan Roro memiliki luas sekitar 25.915 meter persegi.
Area tersebut terbagi dalam beberapa zona, yakni gudang seluas 5.668 meter persegi, area parkir 3.205 meter persegi, zona terminal 4.510 meter persegi, dan zona utilitas 2.977 meter persegi.
"Pemprov Sumut menargetkan pembangunan dan pengembangan kawasan Pelabuhan Roro tersebut mulai dikerjakan pada tahun ini sebagai upaya memperkuat sistem logistik dan pengendalian pasokan barang di Kepulauan Nias," ujarnya.
Sebelumnya: 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
Selanjutnya: Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
Artikel Terkait
- AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
- Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
- Tips Pakai Hijab dan Baju Bermotif, Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan
- Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
- Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
- KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut
- Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
