Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib

“Alasannya, karena saya tahu Persib adalah klub terbaik di Indonesia, dan ketika mereka memanggil saya, saya tidak bisa berkata tidak. Sulit untuk mengatakan tidak,” ungkap Mutombo.
Pemain berusia 30 tahun ini juga sempat mengontak rekan senegaranya yang turut membawa juara Persib musim 2025-2026 Layvin Kurzawa dan Andrew Jung.
Banyak kesan positif didapat sehingga dirinya tak salah pilih gabung Persib yang punya ambisi juara setiap musim.
“Saya sempat bicara dengan mereka, mungkin satu atau dua minggu sebelum saya datang ke sini. Mereka hanya menceritakan hal-hal baik tentang klub ini kepada saya,” paparnya.
Kesan pertama suasana ruang ganti
Dokumentasi Persib Ofisial Nomor punggung Gabriel Mutombo di Persib Bandung tatap musim Super League 2026-2027.
Mutombo perlu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya klub, merasakan intensitasnya begitu bagus, ruang ganti ibarat satu keluarga di bawah komando pelatih Igor Tolic.
Kondisi ini akan membantunya lebih lanjut ke depan, termasuk suasana kota yang layak dinikmati meski hiruk pikuk padat di jalanan.
“Sangat bagus. Intensitasnya bagus, semua pemain bagus dan ruang ganti (suasananya) seperti satu keluarga. Jadi, ini sangat bagus untuk masa depan, untuk musim ini,” kesan Mutombo.
“Kemudian Bandung? Kotanya luar biasa dan lalu lintasnya juga luar biasa (padat). Tapi, ini kota yang bagus. Di sini ada mal, ada beberapa tempat kopi dan restoran, jadi tidak apa-apa, semuanya bagus,” urainya.
Gakuto Notsuda lawan jadi kawan
KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Gelandang Persib Bandung asal Jepang Gakuto Notsuda dalam sesi latihan pramusim jelan Super League 2026-2027.
Musim lalu di Liga Thailand, Mutombo saling berhadapan dengan Gakuto Notsuda yang memperkuat BG Pathum United. Kini keduanya akan menjalin chemistry bersama dengan Maung Bandung.
Gelandang asal Jepang itu dinilai punya kapasitas fisik yang luar biasa, banyak berlari, dengan umpan-umpan akurat.
“Ya, saya bermain melawan saya bermain melawan dia tahun lalu. Dia adalah pemain yang sangat bagus,” sebut Mutombo.
“Dia banyak berlari ke mana-mana, dia bisa melepas tendangan yang bagus dan dia bisa memberikan umpan. Dia pemain yang sangat bagus,” sanjungnya.
Sebelumnya: Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
Selanjutnya: Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
Artikel Terkait
- Target Pertamina Hari Sabtu 18 Juli Antrean BBM di Sumut Normal Kembali
- Bamsoet Dorong Tanggung Jawab dan Disiplin Pemilik Izin Senjata Api
- Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
- Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
- Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
- Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
- Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
- FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta
