Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki

Kebakaran terjadi di area tempat wisata Waterbom Al Barokah yang berlokasi di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Minggu (19/7/2027) pagi.
Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) cepat datang dan api dengan cepat dijinakkan.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan bahwa laporan kebakaran tersebut diterima petugas pukul 08.01 WIB. Tim pun langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
"Laporan diterima petugas pukul 08.01 WIB. Personel kami langsung berangkat ke lokasi pukul 08.03 WIB dengan membawa armada dan peralatan pemadaman lengkap," ujar Jajat saat dihubungi Kompas.com, Minggu.
Petugas tiba di lokasi pukul 08.20 WIB. Kemudian, didapati bahwa api masih berkobar hebat membakar sebagian area objek wisata air tersebut, khususnya di bagian lorong akses keluar wisata.
Dok Damkar Indramayu Kondisi area tempat wisata Waterboom Al Barokah yang berlokasi di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat usai terbakar, Minggu (19/7/2026)
Jajat menyebut, langkah taktis langsung dilakukan petugas dengan melokalisasi api agar tidak menjalar ke bangunan maupun area lain di sekitarnya.
Selain melakukan penyemprotan, petugas juga mengamankan area sekitar kejadian dan berkoordinasi secara langsung dengan aparat setempat beserta pihak pengelola tempat wisata.
"Setelah api padam, dilanjut dengan pendinginan pada titik-titik api yang masih berpotensi menyala kembali. Pukul 08.50 WIB, operasi pemadaman dinyatakan selesai dan lokasi dipastikan aman," ungkap Jajat.
Jajat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Namun, menurut dia, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak berwenang. Dugaan sementara, mengarah pada masalah kelistrikan.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sementara untuk kerugian material juga masih dalam proses pendataan," pungkas Jajat.
Sebelumnya: Unesa Nonaktifkan 6 Pelaku Diduga Lecehkan 26 Mahasiswa dan Dosen
Selanjutnya: J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"
Artikel Terkait
- MTsN Asahan Tolak MBG, Bobby Nasution: SPPG-nya Perlu Dikoreksi
- Febrie Adriansyah Tersangka Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Alasannya
- Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!
- Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
- Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
- Hadiah Juara Piala Dunia bagi Pemain Spanyol, Satu Orang Sembilan Miliar Rupiah
- Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
- Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?
