J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"

Sponsorship jadi bagian strategi perusahaan
Kerja sama dengan Kristina Yoko melengkapi dukungan J Trust Bank terhadap sejumlah atlet yang berlaga di kompetisi internasional.
Sebelumnya, perseroan telah menjadi pendukung pegolf profesional Jepang Aihi Takano dan Junna Okuyama yang berlaga di Japan Ladies Professional Golf Association (JLPGA).
J Trust Bank juga mendukung pegolf amatir Tsukiha Nakashima pada ajang Indonesia Women's Open yang disponsori perusahaan.
SHUTTERSTOCK/ANTON_AV Ilustrasi bank. Bank terbesar di dunia.
Selain cabang golf, perusahaan juga memberikan dukungan kepada atlet padel profesional Jepang yang berbasis di Jakarta, Chifumi Sato, yang berkompetisi di berbagai turnamen Federasi Padel Internasional (FIP).
Perusahaan menyebut dukungan terhadap atlet merupakan bagian dari program yang juga mencakup pembinaan generasi muda, pertukaran budaya, serta pengembangan komunitas.
Kristina Yoko bidik LPGA Tour
Kristina Yoko mulai menekuni golf sejak usia enam tahun dan kini aktif mengikuti berbagai turnamen internasional, termasuk Thailand LPGA Tour.
Lulusan Fakultas Bisnis Augusta University, Amerika Serikat, melalui program beasiswa penuh golf itu pernah menduduki peringkat pertama pegolf amatir Indonesia dan menempati posisi ke-252 World Amateur Golf Ranking (WAGR).
Yoko mengatakan dukungan sponsor tersebut menjadi tambahan motivasi untuk mengembangkan karier profesionalnya.
"Saya sangat bersyukur atas dukungan penuh yang diberikan J Trust Bank terhadap karier profesional saya. Kerja sama ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan performa terbaik di setiap turnamen yang saya ikuti," ucapnya.
"Dengan persiapan yang semakin matang, saya siap melangkah lebih jauh dan tumbuh bersama J Trust Bank. Saya berharap dapat membalas kepercayaan ini melalui prestasi yang membanggakan bagi Indonesia," imbuh dia.
Sebelumnya: Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang
Selanjutnya: BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun pada Era Dadan Hindayana
Artikel Terkait
- Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
- SMA Unggul Garuda Baru Mulai Beroperasi, Kemendikti Sambut Siswa di Konawe Selatan dan Bulungan
- TNI AD Sampaikan Duka Cita Usai Insiden Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
- Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
- Pascakecelakaan Beruntun, Dua Lajur Tol JORR Arah Cakung Masih Ditutup
- Lansia Asal Sragen Terkena Peluru Nyasar Tetangganya, Meninggal Dunia Setelah Dirawat
- Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
- [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp 60 Juta
