Bank Jakarta Siapkan Transformasi Jaringan Cabang, Dimulai dari KCP Kebayoran Park

Melalui pembaruan tersebut, Bank Jakarta melakukan perubahan pada ruang layanan, proses bisnis, serta budaya pelayanan.
Kantor cabang dirancang dengan suasana yang lebih terbuka, proses layanan yang lebih sederhana dan terdigitalisasi, serta pendekatan pelayanan yang lebih ramah dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
"Kami tidak sedang membangun cabang yang lebih indah, tetapi cabang yang lebih relevan dengan cara hidup masyarakat Jakarta saat ini. Ke depan, model pelayanan ini akan direplikasi ke jaringan Bank Jakarta lainnya agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang modern, cepat, nyaman, dan konsisten," ujar Agus.
Implementasi identitas baru
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan pengembangan konsep New Look Branch merupakan bagian dari implementasi identitas baru perusahaan yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh jaringan kantor.
Menurut Arie, kehadiran New Look Branch pada KCP Kebayoran Park merupakan salah satu wujud implementasi identitas baru Bank Jakarta.
"Pembaruan ini tidak hanya menghadirkan tampilan yang lebih modern dan representatif, tetapi juga mencerminkan semangat transformasi Bank Jakarta sebagai institusi keuangan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab dinamika industri perbankan yang terus berkembang," ujar Arie.
Sementara itu, perwakilan manajemen Kebayoran Park Mall, Tety Kurniawaty Wijaya, menyatakan kehadiran KCP Bank Jakarta melengkapi layanan publik yang telah tersedia di kawasan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bank Jakarta membuka KCP di Kebayoran Park. Kami berharap kehadirannya memberikan manfaat dan nilai tambah bagi para tenant, pengunjung, serta masyarakat sekitar," kata Tety.
Sebelumnya: Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
Selanjutnya: Jalan Kaki Menyusuri Sunda Kelapa
Artikel Terkait
- IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
- 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi
- Geledah Kantor Bupati dan Dinas di Sukoharjo, KPK Sita Uang hingga Perhiasan
- "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
- Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
- Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa
- Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
- BI Ingin Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia
