Pembongkaran JPO Selesai, Kini Jalan Tendean Jaksel Dibuka 2 Arah

Pembongkaran jembatan penyeberangan orang di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan , yang sempat ditabrak truk pengangkut alat berat sudah selesai. Kendaraan kini sudah dapat melintas di kedua arah Jalan Kapten Tendean.
Pantauan detikcom di lokasi, Selasa , petugas tampak menyelesaikan pembongkaran sekitar pukul 21.35 WIB. Mereka kemudian mengangkut puing-puing sisa JPO ke dalam sejumlah truk Dinas Bina Marga.
Sejumlah pemotor kemudian bersiap melewati pembatas jalan. Antrean sempat terlihat di sebelum pembatas jalan.
Jalan kemudian dibuka pada pukul 21.45 WIB. Dengan demikian, Jalan Tendean kini dapat diakses di kedua arah.
Lalu lintas Jalan Tendean menuju arah Pancoran terpantau lancar. Sementara untuk arah Blok M, lalu lintas mengalami sedikit kepadatan karena masih ada mobil yang mengangkut puing-puing terparkir di lokasi.
Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat yang gagal melintas dini hari tadi. JPO tersebut tidak bisa digunakan lagi karena nyaris roboh.
Pemprov DKI kemudian membongkar JPO itu sekitar pukul 10.50 WIB. Proses pembongkaran membuat Jalan Tendean ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan.
Lihat Video 'Jalan Tendean Jaksel Sudah Dibuka Dua Arah':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Viral Dosen UPI Diduga Tipu Wanita Rp 100 Juta, Kampus Bilang Begini
Selanjutnya: 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
Artikel Terkait
- China Kurangi Impor Minyak Timur Tengah, Pasar Global Bergeser
- Kementrans Raih WTP Perdana, Mentrans Tekankan Transparansi Kelola Anggaran
- AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
- Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
- 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil
- Warga di Pasuruan Datangi Kantor DPRD, Keluhkan soal Rumah Ibadah yang Diduga Belum Berizin
- Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
- Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
